PERHUMASMUDABDG.COM, SUMEDANG – Program Studi Hubungan Masyarakat Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran mengadakan  kompetisi komunikasi yang bertajuk The 7th Padjadjaran Public Relations Fair 2018 di kampus Fakultas Ilmu Komunikasi Unpad, Jatinangor, 13-15 November 2018. Mengambil tema “Breaking The Barriers : Improving The Welfare of The Disabled”, PPRF 2018 memberikan kesempatan bagi para mahasiswa Indonesia untuk berintegrasi dengan pemerintah dan lembaga terkait untuk membantu menyelesaikan permasalahan nasional melalui pendekatan public relations. Kegiatan PPRF 2018 terdiri dari 2 mata lomba, yaitu: Public Relations Student Forum (PRSF) dan OlymPRday.

Pada hari pertama, diadakan Special Event yang menampilkan PPRF Through The Year, Art Exhibition, Live Music, Pameran Prestasi mahasiswa Prodi Hubungan Masyarakat dan Live Painting dari Elias Tanggang, seorang penyandang disabilitas. Terdapat juga Padjadjaran PR Talk dengan pembicara Direktur Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Kementerian Sosial RI Rachmat Koesnadi, , Duta PBB untuk Disabilitas dan Penemu dari Disabilities Youth Center Indonesia Sikdam Hasim Gayo, dan Direktur Riset dan Media Relations di InterMatrix Communication Hayatuddin Mansur pada sesi pertama. Terdapat juga Hanny Hafiar sebagai dosen Hubungan Masyarakat Fikom Unpad dan Misty Maitimoe sebagai Managing Director, Public Relations & Influence Ogilvy pada sesi kedua.

Pada cabang lomba PRSF dengan subtema “Eradicating Accessibility Discrimination Towards the Disabled”, peserta diwajibkan menggunakan bahasa Inggris untuk memecahkan masalah dengan analisis situasi serta lobi dan negosiasi. Kemampuan Public Speaking juga diuji dalam lomba ini.

Selanjutnya, cabang lomba OlymPRday berfokus pada penyusunan proposal strategi penyelesaian masalah dari sudut public relations yang menuntut kemampuan riset, kekompakan, dan kreativitas para peserta dengan sub tema “Abolish the Ableism: Eliminating the Stigma towards the Disabled”.

The 7th PPRF ditutup dengan acara Awarding Night  dengan tema ‘The 70’s Sway’. Acara dibuka oleh sambutan dari Anwar Sani, dosen Humas Fikom Unpad, kemudian dilanjutkan dengan hiburan lainnya seperti akustik, games dan tarian. Juara dari dua mata lomba PPRF 2018 juga diumumkan. Untuk perlombaan OlymPRday, tim dari Universitas Brawijaya berhasil memenangkan juara Best Presentation dan juara pertama. Tim Margo dari Universitas Padjadjaran memenangkan juara kedua serta Tim Unlimited dari Universitas 17 Agustus 1945 menjadi juara ketiga. Salah satu pemenang dari OlymPR adalah penyandang disabilitas. Hal ini membuktikan bahwa disabilitas bukanlah menjadi penghambat bagi seseorang untuk berprestasi. Untuk perlombaan PRSF, Tim The Avenger dari Universitas Padjadjaran berhasil menjadi outstanding delegates serta the best statement, kemudian disusul oleh tim Mengkom dari Universitas Padjadjaran sebagai distinguish delegates dan tim Procyon dari Institut Teknologi Bandung sebagai honorable delegates. Para pemenang menerima hadiah dalam bentuk uang dollar dengan total senilai $1650. (amr)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *