Pemateri sedang memaparkan materi Morning Coffee mengenai Manajemen Krisis. Sumber : Dokumen Pribadi.

Bandung – Perhumas Muda Bandung menyelenggarakan Morning Coffee yang berlokasi di Centropunto Trunojoyo No. 58 Bandung, Sabtu (20/2). Morning Coffee kali ini, mengangkat tema berupa “Crisis Management 101 : Handle Your Crisis Wisely”. Acara diisi oleh dua pembicara yaitu Corporate Communication PT Biofarma, Ibu Yuni Minyansari, M.Ikom., M.IPR dan dosen Program Studi Hubungan Masyarakat FIKOM Unpad, Bapak FX Ari Agung Prastowo, S.Sos., M.I.Kom.

Kegiatan ini dibuka oleh Farrel Fauzan selaku pembawa acara dan dilanjutkan sambutan dari Ketua Perhumas Muda Bandung, Muhammad Faqih. Setelah sambutan, acara kemudian diserahkan kepada moderator untuk memasuki sesi materi dengan para pembicara.

Sesi pertama dimulai oleh Bapak FX Ari yang membahas mengenai management crisis secara lebih teoritis. Menurut Bapak Ari, terdapat tujuh faktor yang dapat menimbulkan krisis, yaitu faktor alam atau natural, teknologi, konfrontasi, malevolence, deception, management serta business and economic. Pak Ari juga mengatakan bahwa krisis dimulai dari adanya isu, krisis terjadi disaat isu yang beredar tidak bisa dijangkau lagi. Untuk itu seorang praktisi humas harus dapat melakukan riset untuk bisa defining the problem dan menemukan ‘obat’ untuk permasalahan tersebut. Praktisi humas kemudian harus mengevaluasi strategi komunikasi yang dilakukan untuk menangani krisis, jangan sampai kejadian yang sama terulang kembali. “krisis bisa membuat nama perusahaan menjadi baik, bisa pula sebaliknya. Tergantung kita mengatasinya,” tuturnya.

Sesi kedua dilanjutkan oleh Ibu Yuni Minyansari selaku Corporate Communication PT Biofarma yang membahas krisis yang pernah menerpa PT Biofarma, yaitu kasus vaksin palsu. Kasus tersebut sangat berpengaruh kepada PT Biofarma kala itu, karena menurunkan kepercayaan terhadap perusahaan dan terjadinya penurunan cakupan imunisasi PT Biofarma. Menurut Ibu Yuni, hal-hal yang perlu diperhatikan saat krisis terjadi adalah humas harus menganalisis peristiwa yang terjadi, memperhatikan perkembangan isu, berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait dan menunggu penyelidikan resmi.

Pemateri dan peserta melakukan foto bersama setelah acara selesai. Sumber : Dokumen Pribadi.

Setelah sesi materi, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang dipandu oleh moderator dan penyerahan piagam kepada para pembicara. Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama. (che)

Author

admin@perhumasmudabdg.com
Total post: 37

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *